Hujan dan Tetes - Tetes Rindu

by - November 10, 2014

Hujan sore ini berhasil membuat saya tidak bisa beranjak keluar kantor. Hujan deras bercampur dengan angin dan gemuruh sesekali. Sebenarnya bisa saja saya pulang menerjang hujan, tapi enggan. Hahaha, memang selalu ada seribu satu alasan untuk mencari pembenaran.

Hujan di senja ini berhasil menuntun jemari saya untuk menulis di sini lagi. Sebenarnya ada banyak yang ingin dicurahkan dan dibagi, meski hanya tentang cerita sehari-hari. Atau mungkin tentang hati yang yang kadang tak jelas apa yang dimaui. Tapi dasar memang saya pemalas, huft

Bicara tentang hujan, hujan ini juga berhasil mencuatkan kembali sisa-sisa rindu yang sudah lama terpendam. Rindu untuk berjumpa dengan orang-orang lama. Mungkin yang lebih menyesakkan bukan ketika mengingat orang yang kita rindukan tapi ketika tak sengaja mengingat kenangan sewaktu bersama, dan ketika tersadar ternyata itu cuma kenangan yang hidup dalam lamunan.

Di tempat yang jauh dari yang terkasih, saya nikmati sendiri tetes-tetes hujan ini. Sambil ingin sekali keluar, menari dengan hujan, agar semakin jelas terdengar rinainya mendendangkan rindu. Dan itulah yang hujan ceritakan, karena rindu ini ada di jejak-jejak hujan itu..


You May Also Like

0 comments