Tentang Mimpi

by - July 21, 2013

Setelah sekian lama tidak meluangkan waktu, akhirnya sekarang menulis lagi.. Memang ada sisi lain dari kehidupan yang mungkin lebih nyaman ketika dituangkan dalam sebuah tulisan. Rangkaian kata yang selama ini tertampung dan dibiarkan mengendap perlu sekali-sekali rasanya untuk dituangkan kembali. Siapa tau menginspirasi -paling tidak untuk diri sendiri-

Kali ini saya akan bicara soal mimpi atau cita-cita. Setelah kemarin tersadar dari sebuah tweet dari seorang teman tentang sebuah mimpi yang kira-kira begini tulisannya, "Cita-cita adalah mimpi yang bertanggal. Jadi selama ini saya baru punya banyak mimpi, tapi sedikit cita-cita..". Kata-kata itu entah kenapa cukup mengena untuk saya saat itu. Yah, memang inspirasi, hidayah, wangsit atau apalah itu namanya bisa datang kapan saja, dimana saja, bahkan lewat apa saja. Termasuk lewat tweet singkat dari Fayrus, teman SMA saya itu.. 

http://ajilbab.com/dream/dream-quotes-tumblr.htm

Untuk menjadikannya nyata, sebuah mimpi memang harus diberi jangka waktu kapan kita akan mencapainya. Harus dibuatkan peta hidup tentang apa yang ingin kita raih kedepannya agar semuanya menjadi jelas dan tidak cuma berakhir menjadi sebuah mimpi. Tapi bicara soal mimpi, bukannya orang dewasa saat ini kebanyakan takut untuk bermimpi? Takut kalau-kalau mimpinya terlalu tinggi dan tidak bisa diraih. Takut kecewa. 

Ingatkah kita ketika kecil kita mempunyai banyak mimpi? Ingin ke bulan? Ingin jadi presiden? Ingin punya rumah yang cantik seperti rumah barbie? Atau ratusan bahkan ribuan mimpi yang lain yang sedikit demi sedikit mulai kita hilangkan dari list mimpi-mimpi kita? Itulah orang dewasa, yang katanya lebih mengedepankan logika padahal sebenarnya mereka atau kita adalah orang-orang yang takut kecewa, tidak yakin kalau kita punya Allah Yang Maha Kuasa mengabulkan segala pinta. Untuk bermimpi sesuatu yang besar saja kita takut, padahal tidak semua orang dianugerahkan mimpi-mimpi besar. Ketika Dia sudah menganugerahkan sebuah mimpi pada kita, itu artinya Dia menganggap kita mampu untuk mewujudkannya. Tinggal kita yang mau atau tidak untuk berjuang mewujudkannya.

Yuk kita rangkai kembali puzzle mimpi-mimpi kita yang mungkin potongan-potongannya sudah tercecer entah dimana. Yakin bahwa kita bisa mewujudkannya dengan bantuan dari-Nya, karena tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Dream, Believe, Pray, and Make It Happen :)

http://ajilbab.com/dream/dream-quotes-tumblr.htm


You May Also Like

1 comments

  1. Good story, don't forget give me backview ;p

    andrypedia.blogspot.com

    ReplyDelete