Happy Mother's Day!!

by - December 22, 2011


22 Desember 2011, ya hari ini adalah hari ibu sedunia. Jutaan, bahkan milyaran anak-anak di dunia berlomba-lomba untuk mengungkapkan rasa cintanya kepada sang bunda. Begitu pun dengan saya. Pagi-pagi tadi saya sudah menelepon ibu yang posisinya saat itu sedang di Palembang untuk sekedar mengucapkan "Selamat Hari ibu, ya bu.. ". Meskipun terkesan biasa dan sederhana, tapi menurut saya mengungkapkan rasa sayang kepada seorang ibu itu luar biasa artinya, termasuk rasa syukur saya terhadap Sang Pencipta karena telah menciptakan ibu seluar biasa ibu saya.

Setiap anak pasti menganggap ibunyalah yang paling istimewa, paling super di antara ibu-ibu yang lainnya. Bagi saya pun demikian, meskipun di luar sana ada banyak ibu-ibu yang lebih super dari ibu saya yang sekarang, tapi tetap di hati yang paling super adalah ibu saya, Ibu Tatik. Ibu itu sederhana, tapi spesial.. :)


Tidak ada yang bisa saya ungkapkan lagi, kecuali rasa terimakasih karena sudah membuat saya menjadi seperti sekarang. Tanpa ajaran dari ibu, mungkin saat ini saya tidak bisa berjalan, tidak bisa berbicara, tidak bisa membaca, dan tidak dapat mengenal Allah dan mensyukuri nikmat seperti sekarang. Ibu adalah guru terbaik bagi saya. Terimakasih ibu, karena telah menyebut dan mengingat nama saya di setiap doa. Suatu saat nanti, saya juga akan masuk ke dalam fase kehidupan menjadi seorang ibu. Ajari saya lagi untuk menjadi wanita dewasa, bijaksana, dan patuh tapi tetap mempunyai prinsip. Ajari saya menjadi ibu yang super, sesuper ibu. Meskipun saya tidak yakin, bisa seluarbiasa ibu. 

Sekali lagi, terimakasih ibu.. Semoga ibu senantiasa dalam lindungan-Nya, sehat selalu, bahagia dunia dan akhirat. Tetaplah menjadi istri terbaik bagi ayah dan ibu terbaik bagi kami, anak-anakmu.. Dan semoga Allah yang Maha Agung berkenan mempersatukan keluarga kita di jannah-Nya kelak. amin..

Teruntuk ibuku tersayang :

Kau mencintaiku
Seperti bumi
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Menanggung beban derita
Tak pernah lelah
Menghisap luka

Kau mencintaiku
Seperti matahari
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membagi cerah cahaya
Tak pernah lelah
Menghangatkan jiwa

Kau mencintaiku
Seperti air
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membersihkan lara
Tak pernah lelah
Menyejukkan dahaga

Kau mencintaiku
Seperti bunga
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Menebar mekar aroma bahagia
Tak pernah lelah
Meneduhkan gelisah nyala

(puisi Husna tuk kakaknya tercinta Azzam, Ketika Cinta Bertasbih 2)



You May Also Like

4 comments

  1. Gw baru tau mita ternyata 'into' banget ke sastra... ga cuma si ivenomenal... semangat terus mita, gw seneng nih punya temen2 yg suka nulis, gw suka membacanya ajah... hehehe
    nb: Ibu gw paling spesial, sederhana tapi spesial... ;-)

    ReplyDelete
  2. hahaha.. maacih ya baskor.. gue nulis juga tergantung mood dan waktu, kalo lagi lumayan "nganggur" gini suka bingung mau ngapain, jadi ya nulis aja. mumpung moment-nya pas.. :)

    yoi banget bas, ibu lo spesial. ibu gue juga spesial. karena setiap anak pasti menganggap ibunyalah yang paling istimewa, paling super di antara ibu-ibu yang lainnya :D

    ReplyDelete
  3. Subhanallah...
    Terimaksih anakku, semoga doamu diijabah oleh Allah.
    Renungkanlah bahwa :
    Kupu2 menjadi indah ketika ia mampu berjuang melepaskan dirinya dari kepompong.
    Begitu juga hidup kita akan lebih indah jika kita mampu berjuang melewati hal2 yang sulit dengan merendahkan hati kita kepada-NYA.
    Allah tak pernah menjanjikan pelayaran yang indah dalam hidup ini.
    Tapi DIA menjanjikan pelabuhan yang teduh untuk meneguhkan setiap hati yang berharap kepada-NYA

    Ibu tersanjung dengan predikat "ibuku sederhana tapi spesial" mu.......
    Tetaplah terus tumbuh menjadi wanita dewasa yang sholehah. Yang kelak menjadi istri dan ibu bagi anak2 dan masyarakat disekitarnya.

    ReplyDelete